Sukses Memiliki Faktor Kali (Artikel Motivasi)

Sukses Memiliki Faktor Kali - Asslamu'alaikum wr. wb. Selamat datang di blog AsukhaKom. Pada kesempatan kali ini saya kembali lagi memberikan sebuah artikel mengenai "Sukses Memiliki Faktor Kali", Untuk membacar artikel ini dibutuhkan konsentrasi yang tinggi.

Sukses Memiliki Faktor Kali

Sukses Memiliki Faktor Kali

Betapa banyak yang ingin menjadi seorang sukses pemenang, tetapi tidak pernah ingin merasakan perjuanagan di lapangan. Sebelum Sobat jadi pemenang sudahkah Sobat belajar untuk bisa jadi pemenang? Contoh, Sobat ingin menjadi seorang perenang yang unggul namun Sobat tidak pernah berlatih, istilahnya sobat ingin berenang namun takut basah, bagaimana bisa berenang!

Sama dengan ketika sobat merintis bisnis atau ingin sukses di bidang Sobat sebagai seorang atlet, penyanyi dan sebagainya mungklin. Namun sobat tidak pernah memulainya. Akhirnya, Sobat tidak akan pernah rasakan hasil sedikitpun! Karena 1000 langkah besar tidak akan kita raih sebelum melalui langkah pertama, yakni langkah kecil terlebih dahulu, dan langkah itu adalah keputusan untuk memulai!

Sobat ingin naik ke anak tangga kesepuluh, namun Sobat tidak pernah mau memulai dari anak tangga pertama. Nah, sekarang apa yang harus Sobat lakukan? Begin and Take action saat ini dan belajarlah dari setiap langkah-langkah yang Sobat lewati!

Baca Juga: Mata Uang Untuk Menyogok Malaikat Izrail (Pencabut Nyawa)

Mungkin Sobat sudah belajar banyak dari buku motivasi atau artikel motivasi sebelum membaca artikel ini. Saran saya close sajalah artikel ini dan laksanakan saja ilmu yang telah Sobat pelajari dari buku  atau artikel sebelumnya. Karena sebaik-baik ilmu adalah yang diamalkan dan sebaik-baik teori adalah yang dipraktekkan. Ujung-ujungnya action, betul sebuah petuah berbunyi, “No action nothing happened, take action miracle happen!” atau “Just do it” (pakai jas dapat duait! Hehehe).

Yang perlu Sobat ketahui bahwa orientasi dari artikel ini juga untuk pengalaman dari semua teori yang ada di pikiran Sobat saat ini. Apa gunanya kalau perbanyak ilmu kalau belum juga action! Bukan cuma harta yang yang akan diper tanggung jawabkan di akhirat, tapi ilmu pula akan dipertanggung jawabkan.

Baiklah, mungkin ini artikel motivasi pertama sobat yang membuat sobat pelajari terlebih dahulu, namun saya yakin ini artikel yang kesekian kalinya dari buku ataupun artikel lainnya yang sudah sobat baca, saya berharap setelah membaca artikel ini dan setiap langkah yang saya beberkan kepada sobat dalam artikel ini, harap langsung diterapkan saja!

Saya memiliki pola yang paten untuk sobat sebagai pemula dan profesional, yakni APES (bukan bau apes ya, hehehe), sebuah singkatan dari Action, Problem, Evaluation, dan Solution. Inilah gambar polanya :

Sukses Memiliki Faktor Kali

Sobat mungkin sudah action (memulai), dan sudah pasti pernah mengalami sebuah problem (masalah). Menurut saya itu wajar, malah wajib hukumnya dialami, karena tidak ada seorang pun yang instan perjalannya dalam meraih kesuksesan, melainkan pasti selalu ada masalah, rintangan, dan tantangan yang harus di lewatinya. Namun itulah makna dari sebuah perjuangan dan dari situ pula proses belajar akan dimulai!

Lanjutkan dan lakukan ke tahap berikutnya, yakni evaluation (evaluasi). Renungkan apa  saja yang pernah Sobat lakukan dan akhirnya gagal selama ini. Ibaratnya Sobat memulai belajar memasak sayur asem. Mungkin awalnya kurang enak, Sobat evaluasi dari bumbu yang sobat racik.

Mungkin juga karena kekurangan atau kelebihan garam (atau apalah yang kurang). Nah, disitulah sobat cari resep terbaru untuk mendapatkan resep yang lebih baik dari sebelumnya.

Begitu pula ketika sobat gagal dan memulai bisnis, Sobat mungkin rugi dari segi material, namun sobat mendapatkan tiga keuntungan, yakni Sobat lebih berpengalaman, link (relasi) Sobat menjadi lebih luas, dan ilmu yang lebih baik, betul?

Maka Sobat akan menjadi orang yang memiliki kelebihan setelah mengalami kegagalan dibandingkan orang yang belum pernah memulai sama sekali dan mengalami kegagalan sama sekali. Lantas kenapa takut memulai? Baca Juga: Berani Gagal dan Berani Sukses!

Ketika Sobat telah mengevaluasi kegagalan tersebut yang mungkin diakibatkan oleh kesalahan kecil saat diawal memulai, dari situlah sobat sesungguhnya mendapat sebuah solution (solusi). Dan pada saat solusi Sobat sudah dapatkan lakukan kembali langkah action! Sobat pasti akan menemukan cara lebih baik untuk memulai kembali.

Kalau sobat masih mengalami masalah, ya evaluasi lagi, mungkin masih ada kesalahan, temukan lagi solusinya, dan lakukan lagi!

Terus kalau gagal lagi bagaimana? Lakukan seterusnya sampai berulang kali. Kalau pun Sobat tetap gagal, Sobat sebenarnya telah sukses, yakni sukses meraih kegagalan. Hehehe

Yah, kebanyakan orang tidak sukses bukan karena gagal dalam action-nya, namun karena tidak pernah mencoba untuk memulai sama sekali sih.

Sobat tahu kue brownies? Kue ini berasal dari resep kue yang gagal menjadi kue yang di inginkan oleh pembuat kuenya, namun pada akhirnya banyak yang menyukai kue yang bantuknya tidak sesuai keinginan pembuatnya.

Begitu pula sebuah menara di Italia, yakni Menara Pisa. Menara ini kenapa banyak orang dari belahan dunia berwisata ketempat ini? Itu karena menara ini merupakan hasil kegagalan arsitektur dalam merancang bangunan yang akhirnya menara tersebut menjadi miring bangunannya, namun itulah menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang melihatnya, betul? Jadi, kenapa masih belum berani mencoba!

Contoh, Sobat gagal dalam suatu bidang, sebenarnya Sobat bisa menjadi konsultan bagi orang-orang yang mencoba bidang yang sama dengan yang pernah sobat alami. Sobat bisa menjadi action-controller bagi mereka sehingga mereka tidak mengalami hal yang pernah Sobat alami pula.

Namun, kalau sobat gagal di bidang sobat saat ini maka cobalah bidang yang lain, kenapa Cuma fokus di situ? Namun kalau sobat masih ngotot, lanjutkan saja! Kalau masih gagal dan belum menyerah, teruskan! Kalau pada akhirnya berhasil, syiarkan!

Tenang dulu, tetap jangan terburu-buru beralih kebidang yang lain sebelum Sobat melakukan evaluasi tingkat tinggi berikut ini. Sejujurnya kenapa masih banyak yang gagal dalam bidangnya, itu bukan karena tidak melakukan pola tadi atau tidak mengamalkan teori dan ilmu dari buku-buku atau artikel-artikel cara sukses, namun ada fakor kali yang belum ditanamkan sedalam-dalamnya di mind-set dan feeling-set-nya ketika mengevaluasi setiap masalah yang sobat alami selama ini. Apa itu? Itulah keyakinan!

Baca Juga:Nasib dan Takdir, Beda tapi Sama!

Keyakinan adalah fakor kali yang sangat penting dalam actoin, mungkin tindakan sobat sudah berkali-kali namun keyakinan sobat nol, hasilnya sama dengan berapa?

Tolong sebutkan, berapa?

Betul sekali, hasilnya sama dengan nol besar! Apapun yang dikali nol sama dengan nol. Contohnya, 100 dikali nol sama dengan nol! Atau 50 dikali nol sama dengan nol juga! Pertanyaannya saya kalau nol dikali satu, hasilnya berapa? Ya, sama saja hasilnya, sama dengan nol!

Kenapa perlu saya tegaskan di sini tentang faktor kali ini, karena tindakan tanpa keyakinan hasilnya sia-sia belakang! Begitu pula sebaiknya, Sobat sudah memiliki keyakinan bisa berhasil, namun tidak pernah bertindak sama sekali, hasinya juga pasti sama, nol besar!

Iringi selalu tindakan Sobat dengan sebuah keyakinan, satu keyakinan dikali 100 tindakan menciptakan 100 hasil yang luar biasa. Apakah sobat sudah yakin atau sangat yakin nih? Untuk itu selamat mengevaluasi diri dan temukan solusinya dan kembali action! Ready?

Sekian untuk artikel kali ini, semoga dapat berguna dan bermanfaat. Terimaksih...

Wassalam...

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © atlhub.net. Designed by OddThemes