Pertanyaan Sejarah: Dorongan Untuk Menjelajah

Apa yg Membuat Populasi Berpindah?

Banyak hal yang menciptakan sebuah populasi insan berpindah berdasarkan loka satu ke loka lainnya. Dalam perkara yang melibatkan sebuah populasi, umumnya lantaran bala alam, atau kekurangan sumberdaya buat pendukung hayati. Pada abad ke-18

Mengapa banyak orang Afrika di Hindia Barat?

Kebanyakan manusia menyebar ke berbagai tempat dengan perlahan, tapi populasi orang Afrika di Hindia Barat datang dalam jumlah besar dan cepat. Hal ini disebabkan perdagangan budak. Para pelaut menyerang pantai-pantai Afrika dan mengambil tawanan untuk dijadikan budak di koloni-koloni baru. Banyak budak yang mati dalam perjalanan karena kondisi yang buruk dalam kapal. Perbudakan akhirnya dihapuskan pada awal abad ke-19, tapi mungkin sudah 65 juta orang telah dijadikan budak.

Siapakah Misionaris?

Misionaris sendiri merupakan penjelajah religius. Mereka berkelana diberbagai tempat terpencil di dunia untuk menyampaikan pesan Tuhan kepada mereka yang sekiranya perlu diselamatkan. Para misionaris saat lampau cendrung memandang kebudayaan yang mereka datangi sebagai kebudayaan primitif dan barbar. Kadang kala pesan Tuhan tersebut perlu disampaikan dengan cara kekerasan. Sebagai orang yang primitif dan barbar para penduduk asli yang mereka datangi diberlakukan sangat buruk dan kebudayaan mereka dihancurkan. Misionaris pada saat ini, lebih mengedepankan humanisme dan kebudayaan lokal juga dihormati.

Mengapa orang Eropa Menjelajahi Dunia?

Pada abad ke-15 sampai ke-20, penjelajahan bangsa eropa begitu masif. Ada keingintahuan bangsa eropa untuk menambah pengetahuan, namun alasan utamanya adalah penjelajahan dilakukan untuk menambah daerah kekuasaan bagi imperium bangsa-bangsa Eropa. Mereka mengumpulkan kekayaan dari penjelajahan tersebut. Mereka juga mengeksploitasi orang-orang koloni mereka. Penjelajah seperti Magellan, Columbus, Drake, dan Cortes menemukan dunia baru yaitu Amerika. Penjelajahan mereka dibiayai oleh para penguasa.

Sumber: Amazon.com

Bagaimana Para Penjelajah Tahu Lokasi Mereka?

Saat ini, kita punya sistem GPS berupa google maps, waze, dll, yang memberi tahu lokasi tempat kita berada, tapi penjelajah kuno kuno harus bergantung pada metode yang tidak seakurat GPS. Oleh sebab itu, para pelaut pertama, telah belajar sistem navigasi dengan menggunakan posisi bintang-bintang yang berada di langit. Sistem ini menunjukan seberapa jauh mereka telah berlayar ke utara atau pun ke selatan. Penemuan kronometer yang akurat membuat manusia mampu menemukan lokasi mereka antara timur dan barat. Seperti halnya bintang, para penjelajah kuno menggunakan kompas magnetis untuk menetukan arah.

Kompas: pikrepo.com

Bourbon

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © atlhub.net. Designed by OddThemes